Ciri – ciri Harddisk Laptop Rusak dan Penyebabnya

  • Post Author:
  • Post Category:Blog

Harddisk laptop yang rusak sangat mengganggu sistem kinerja laptop, karena hampir semua sistem laptop berada di dalam hardisk. Fungsi hardisk pada laptop sebagai tempat penyimpanan seluruh data yang ada pada laptop, baik itu program atau software dan data lainnya.

Hardisk dapat digunakan sebagai perangkat penyimpanan data-data penting, baik tugas-tugas pekerjaan, foto, film, sampai game favorit. Artinya, sebagai pengguna kalian harus bisa mengantisipasi seandainya terjadi kerusakan pada hard disk yang membuat kalian kehilangan data-data penting tersebut.

Untuk itu, kalian perlu mengetahui ciri-ciri harddisk laptop yang rusak dan selalu mengecek kinerja perangkat sebelum harddisk rusak.

Ciri – ciri Harddisk yang Mengalami Kerusakan

  • Kinerja Laptop / Komputer menjadi lebih Lambat

Kinerja pada laptop atau komputer yang menjadi lambat merupakan salah satu tanda tanda rusaknya harddisk. Saat melakukan booting awal pada komputer atau laptop untuk masuk ke sistem operasi akan terasa memakan waktu yang lama tidak seperti biasanya. 

Ketika komputer sudah nyala atau masuk ke sistem operasi kita harus menunggu lama sampai program-program komputer bisa dijalankan. Seharusnya ketika komputer pertama kali nyala untuk melakukan Refresh komputer bisa langsung dilakukan tanpa kendala.

Tapi jika hardisk sudah bermasalah maka melakukan Refresh komputer pun efeknya akan menjadi lambat. 

  • Terdengar Bunyi Aneh yang Keluar dari Harddisk

Harddisk yang mulai rusak akan mengeluarkan bunyi aneh secara terus menerus dan terdengar sedikit kencang.

  • Mengalami BlueScreen dan Tidak mau Booting

Kerusakan pada harddisk dapat menyebabkan bluescreen atau tidak mau mau booting. Jika kalian mencoba untuk melakukan instal ulang mungkin bisa saja akan terjadi kembali karena harddisk sudah mulai mengalami kerusakan.

  • Data atau File Mengalami Kerusakan

Ciri-ciri hardisk laptop rusak yang mudah dikenali adalah data atau file rusak. Data-data yang mendadak rusak dan tidak bisa dibuka meskipun kamu tidak melakukan apa-apa, merupakan ciri-ciri yang bisa dideteksi ketika hardisk laptop rusak.

Pada kasus ini, kebanyakan orang akan mencoba untuk memperbaiki data tersebut dengan menjalankan program deteksi virus. Namun, cara ini tidak berjalan dengan baik. Karena data rusak tersebut tidak terjadi akibat serangan virus.

  • Harddisk Tidak dapat di baca oleh BIOS

Kerusakan ini bisa dibilang parah, karena biasanya harddisk yang telah mati atau rusak sehingga tidak ada respon sama sekali baik itu berupa gerakan maupun bunyi. Sehingga dapat menyebabkan perangkat ini tidak muncul atau tidak terdeteksi di BIOS (basic input output system). Lalu saat ketika komputer kita dihidupkan, biasanya akan muncu tampilan pesan “HDD no detected”, “No bootable device”, dan lain-lain.

Penyebab Harddisk Laptop Rusak

  • Mematikan Laptop / Komputer secara Paksa

Ketika laptop hang atau not responding, biasanya pengguna kerap mematikan laptop dengan cara menekan tombol power dan menahannya agak lama hingga laptop mati, bukan shutdown normal.

Saat laptop mati, cakram di dalam harddisk drive yang tadinya berputar dengan sangat cepat hingga 10.000 putaran per menit, tiba-tiba berhenti dan tentu saja jika hal tersebut terjadi hingga berkali-kali akan berpotensi merusak harddisk.

  • Pasokan Listrik yang Tidak Stabil

Ketidakstabilan pasokan listrik  akan mempengaruhi kemampuan putaran harddisk, karena cakram di dalam hardisk berputar dengan kecepatan yang tidak stabil. Pada beberapa kasus, bad sector dapat disebabkan karena tidak stabilnya pasokan listrik.

  • Penggunaan Berlebihan

Laptop yang digunakan secara terus-menrus dan dalam jangka waktu lama, akan membuat komponen-komponen yang ada di dalamnya cepat rusak, termasuk harddisk. Setiap perangkat elektronik membutuhkan waktu istirahat setidaknya untuk mendinginkan suhu

  • Terjatuh atau Terbentur

Seperti namanya, harddisk merupakan perangkat yang komponen utamanya berbentuk ‘disk’ (cakram).

Posisi cakram tersebut sangat sensitif, jika terjatuh atau terbentur, maka kemungkinan besar akan terjadi kerusakan pada cakram didalamnya dan akhirnya hardisk menjadi rusak.